Ayam Kampung Organik

Ayam Kampung Organik
The Real Free Range Kampong Chicken

Rangkaian Produk-Produk Ayam Organik

Rangkaian Produk-Produk Ayam Organik
Nugget, Katsu, Karaage Organik

Thursday, July 29, 2010

AYAM ORGANIK MURNI, kemurnian yang berhasil direalisasikan


AYAM ORGANIK MURNI

Pemeliharaan Organik yang berhasil direalisasikan oleh Peternak, Koordinator Bpk. Hidayat Sumbodo dan Team Pronic Indonesia, July 2010

Jogjakarta, July 2010.

Peternak kecil dibawah bimbingan Bpk Hidayat Sumbodo dan kerjasama bersama PT. Pronic Indonesia berhasil memelihara dan mengembangkan Ayam Kampung Organik Murni.

Dikatakan organik murni, adalah karena:

o DOC ditetaskan dan dibesarkan sejak awal dengan perlakukan organic

o Seluruh ayam diberi pakan sayur-sayuran organik dan juga dedak yang berasal dari beras organik.

o Pemanasan Kandang menggunakan pemanas hemat energi, karena menggunakan teknologi sederhana untuk mendapatkan panas dengan pembakaran sekam, bukan menggunakan bahan bakar.

o Pendamping pakan dan sebagai obat-obatan, hanya menggunakan Probiotik Mix, dimana bahan kimia samasekali tidak dipergunakan. Probiotik ini juga berhasil melakukan pencegahan terhadap serangan virus.

Pemeliharaan selama 70 hari ini, menghasilkan produk hidup seukuran 900 gram hingga 1.000 gram.

Hasil laboratorium yang dapat teranalisa adalah:

o Salmonella thyposa: Negatif

o E-coli: Dibawah ambang batas

o Pestisida: Tidak terdeteksi

o Cemaran Logam: Dibawah ambang batas

Dengan penggunaan pakan yang serba organik, pemeliharaan yang sama sekali menghindari penggunaan bahan kimia, ditambah dengan pemotongan dan pembersihan yang tidak menggunakan bahan kimia, maka Ayam Organik ini bisa dikatakan Ayam Organik murni.

Penelitian dan ujicoba yang dilakukan ini, sudah dipanen dan dikirim ke pasar pada akhir July 2010, dengan ukuran karkas 700-800 gram.

Sebelumnya, produk seperti ini belum pernah dihasilkan dengan menggunakan bahan yang murni organik, karena pakan biasanya masih pakan pabrikan, atau pakan yang dibuat sendiri tetapi berasal dari bahan-bahan yang bukan organik.

Ketersediaan bahan-bahan pakan organik ini dapat diperoleh mengingat Koordinator Bpk Hidayat Sumbodo juga mengkoordinir petani-petani sayur, buah dan beras organik di daerah Jogjakarta dan sekitarnya.

Ke depannya, Pronic Indonesia bekerjasama dengan Koordinator Bpk Hidayat Sumbodo, dan juga para petani organik dan peternak organik di Jogjakarta dan sekitarnya, berencana akan mengembangkan Ayam Kampung Organik Murni secara rutin hingga jumlah 500 – 1000 ekor perminggunya.

Pasar yang akan dibidik adalah pasar menengah atas yang ada di Jakarta, seperti Ranch Market, Diamond, Foodmart dan lainnya.

Dengan kerjasama ini, diharapkan kami dapat memberikan alternatif yang paling sehat dan paling baik bagi konsumen ayam di Indonesia. Metoda ini, selain akan memberi keuntungan bagi konsumen, juga bagi para peternak dan juga bagi lingkungan hidup disekitanya.

Christopher Emille Jayanata

Pronic Indonesia PT.

www.pronic.co.id



Saturday, June 26, 2010

ORGANIC QUALITY CHICKEN: Probio Chicken and the probiotic + herbal chicken meat


Introductory

PROBIO CHICKEN TM is a domestic fowl / commonly called broiler that is processed by substituting antibiotics and all kind of chemical substance with probiotics and herbals at the husbandry. We call this process as PRONIC® system, which also applicable to any kind of agricultural products.


What is PRONIC system?

PRONIC® stands for Probiotic – Organic Solutions for Ultimate Healthy Food. Probiotic means microbes which affect positive reactions to the growth of every living organism. As we know, probiotic has already been consumed by human, manufactured by several brand names for its benefit of supporting and optimizing digestion system. By giving probiotics to animal feed and plants, will also enhance the healthiness of these organisms and at the same time gives the same positive effect to human whose consume them.

PRONIC® system which applies on PROBIO CHICKEN TM uses Probiotic and Organic substances to chicken feed, drink water and farm houses. The system will provide optimum healthiness to chicken in husbandry, as well as the surrounding environment of the corral, following also at the slaughtering and cleaning process.

The improvement of the health of the chicken will also enhance the quality of the meat, to achieve its optimum natural eminence.


Husbandry Process

PRONIC® uses qualified Day Old Chick / DOC to assure best quality chicken, and to get the optimum healthiness of the breed. From the day one, those DOC feed by selected poultry food, combined by probiotic and herbals. This process will substitutes as well as eliminates all chemical substance usually uses for nurturing chicken.

PRONIC® also implementing hygienic standard for drinking water. All water resources filtered before being use, to assure there are no contaminant of chemical substance and harmful microbes.

In terms of conditioning the farmhouse, especially at it’s base ground, PRONIC® system will suppress the population of harmful microbes with a very healthy and environment friendly approach. Using probiotic instead of chemical such as disinfectant will not affect negatively to the chicken. And in the same time, will protect water, soil and air pollutant because PRONIC® system will compose the excrement instantly and completely. This natural process simultaneously will prevent methane gas to flow up to the air and protect ozone / glasshouse effect.

Slaughtering Process

PRONIC® system applies Halal Slaughtering and Cleaning method, with probiotic and filtered water implementation upon process to assure the optimum quality of chicken meat and attain high standard of healthiness.

This system will also eliminate the use of chlorine and formalin, which usually emerge on regular unhealthy slaughtering process. With strictly filtered water to facilitate free chlorine and other chemical contamination within water, will give surety to the utmost quality of fresh chicken meat complied.


People Farmers

PRONIC® implements all this system unto numerous farmers, in Bogor, Parung, Sukabumi and also Lampung area. Since 2001, PRONIC® system enhances small farmers income, as they will get healthier farms, better survival rate, more effective feed and more efficient nursing period.

As recognition of Pronic’s vision and mission, this system implementation is believed to bring higher benefit to the farmers, to the customers as well as to the environment.

The Quality of Meat

The characteristics of the meat can significantly notify as follow:

  • Higher Natural Taste
  • Less Layer of Fat
  • Low Bad Cholesterol
  • No trace of Escherichia coli & Salmonella
  • No Chemical Residues
  • Uses no Chemical nor Preservative Agent for Slaughtering & Cleaning

The difference can also distinguishes by the less stinky odor, denser meat, longer period of storage & easier to cut.

PROBIO CHICKEN TM is not a Genetically Modified Organism (GMO). Every improvements made by PRONIC® system are purely natural and organic, optimizing the nature potential for every agricultural foodstuffs.

Hence PROBIO CHICKEN TM is 100% safe and environment friendly too. By consuming PROBIO CHICKEN TM one can get off of digestive system imbalance which can cause cancer, blood problem, etc.

It has been proven that since 2004, PROBIO CHICKEN TM has it’s loyal customers especially from autistic community. To them, this chicken are well known as safe, favorable to children for it’s full yet tender meat, more delicious and tasteful.

The Company

PRONIC® is a name of a system & products under Pronic Indonesia, PT. a collaboration between Essicipta Lestari, PT. and several shareholders to create healthy food. Essicipta Lestari, PT. is a company whose already exist with its products named Probio Food TM since 2003, and already field-testing the system and the products of probiotic named TUMBUH® since 2000.

There are a lot of field-test already been done by Essicipta Lestari, PT. in the chicken husbandry spread from Bogor to Tangerang area. The system has already been proven to have a good result in husbandry as well as the quality of the chicken meat.

Essicipta Lestari, PT. also supported by expertise from microbiology, chicken husbandry, agronomist and organic toxicologist.

Started from 2007 Pronic Indonesia, PT. re-organized the management including marketing of the product processed by PRONIC® system

PRONIC INDONESIA PT.

June 2010

Wednesday, June 23, 2010

Fenomena Ayam Organik di Indonesia


Fenomena Ayam Organik di Indonesia

Indonesia di masa kini, mulai sering dijumpai bahan makanan ber label ‘Organik’, mulai dari sayur, buah, dan yang terbanyak adalah beras. Namun, banyaknya produk yang berlabel organic ini, tidak dibarengi dengan dukungan pemerintah dalam hal informasi yang jelas, apalagi masalah sertifikasi .

Yang lebih jauh dari perhatian masyarakat adalah Ayam Organik. Mungkin ayam organic masih terdengar asing saat ini, namun sudah ada beberapa pemain yang mensupply ayam organic, atau yang mengaku ayam organic di pasaran terutama Jakarta.

Diantaranya adalah Probio Chicken, dibawah bendera PT. Pronic Indonesia. Probio Chicken adalah Ayam Berkualitas Organik, karena pemeliharaannya tidak lagi menggunakan antibiotik, tetapi probiotik dan herbal. Namun PT. Pronic tidak mengatakan bahwa produknya adalah Ayam Organik, tetapi “Berkualitas Organik”

Beberapa pemain lain, mengaku produknya sebagai Ayam Organik yang dengan jelas-jelas memasang merek Ayam Organik pada labelnya, walaupun tidak didukung dengan sertifikasi apapun.

Standar Kualifikasi Organik

Menurut Standar Internasional, Daging Organik harus memenuhi kriteria sebagai berikut:

o Berasal dari Bibit yang ditetaskan atau dilahirkan dari induk yang dipelihara secara organik

o Selama pemeliharaan dan pembesaran, samasekali tidak menggunakan bahan-bahan kimia dalam bentuk apapun.

o Pemberian pakan menggunakan bahan-bahan alami tanpa imbuhan kimia

o Pengkondisian kandang tidak menggunakan bahan-bahan kimia.

o Dipotong dan dibersihkan tidak menggunakan bahan-bahan kimia, dan menggunakan air yang terjamin kebersihan dan kandungannya.

Di Indonesia, kriteria organik ini masih jauh dari standard kriteria yang diberikan. Terutama pada daging ayam, karena bibit atau DOC bukan berasal dari indukan yang organik, dan pakannya juga menggunakan pakan yang berasal dari bahan-bahan ytang non organik. Belum lagi standar pembersihan dan pemotongannya.

Belum lama ini, Team kerja dari Pronic Indonesia bekerjasama dengan Greenline Care, sedang mengembangkan proyek ayam lokal yang dipelihara secara tradisional, dimana ayam diberi pakan sisa-sisa sayur organik dan dedak dari beras organik. Sedangkan di minumnya diberikan probiotik dan herbal. Pemeliharaan juga menggunakan pemanas alami yang hemat energi. Sedangkan pengkondisian kandangnya diberikan Probiotik pengontrol dekomposisi.

Rencananya setelah penembangan selesai, akan dicoba dipasarkan secara komersial, dimana pembersihan dan pemotongannya menggunakan standar pemotongan Probio Chicken yang memang sudah bebas bahan kimia dan cemaran logam.

Menuju Standar Organik Murni

Pengembangan ayam berstandar organik memang tidak mudah untuk dicapai. Di satu sisi, masyarakat awam pun belum benar-benar memahami mengenai apa itu ayam organik, sedangkan untuk memelihara dan mendapatkan hasil daging ayam berkualitas organik tidak mudah dan membutuhkan biaya ekstra.

Masih dibutuhkan waktu untuk memperkenalkan kepada masyarakat luas, mengenai perbedaan, benefit dan pada akhirnya selisih harga yang timbul sebagai konsekuensi kualitas organik yang diberikan.

Dibutuhkan tanggungjawab yang penuh dari para pemain organik khususnya ayam organik di Indonesia, untuk dapat memberikan kualitas kesehatan yang terbaik dan dapat dipercaya. Sehingga mereka bukan hanya mengejar untung, tetapi lebih melihat usaha ini sebagai jalan untuk mencapai visi misi menyehatkan Bangsa Indonesia.

Christopher Emille Jayanata, Ir

www.pronic.co.id

agenayamorganik.blogspot.com

Sunday, June 20, 2010

AYAM ORGANIK: Perbandingan dengan Ayam Broiler Biasa


AYAM ORGANIK:
Perbandingan Menyolok antara Ayam Broiler Biasa dengan Probio Chicken, Organic Quality Chicken.

Pemeliharaan ayam broiler, tidak dapat terlepas dari penggunaan antibiotic dan obat-obatan kimia lainnya. Hal ini tidak dapat dipungkiri, karena populasi ayam broiler di daerah Bogor dan sekitarnya sudah semakin padat, karena pemenuhan kebutuhan ayam pedaging di Jakarta dan sekitarnya sudah mencapai angka 1.5jt ekor per hari.

Pemeliharaan yang padat, dan kandang yang berdekatan, sudah barang tentu menimbulkan kerawanan terhadap penyebaran penyakit diantara ayam peliharaan. Belum lagi lingkungan yang terbiasa untuk terpolusi oleh bahan-bahan kimia sehingga daya dukungnya semakin rendah..

Penggunaan bahan kimia ini, yang kian hari kian banyak dan dosisnya semakin tinggi, tentunya mengakibatkan banyak pengaruh negative terhadap kualitas daging yang dihasilkan.

Untuk itulah, sejak tahun 2001, Pronic membuat suatu terobosan di bidang bioteknologi mikrobiotik, yang memanfaatkan kemampuan Probiotik, atau yang dikenal sebagai Mikroba Bersahabat / Friendly Microorganisms.

Probiotik, dibantu dengan Herbal, dapat menggantikan peran antibiotic dan obat-obatan kimia yang diberikan kepada ayam pedaging. Inilah asal mulanya istilah Ayam Organik digunakan pada ayam berkualitas non-kimia dan bebas racun.

Sebagai perbandingan, kualitas daging yang dihasilkan, terlihat seperti pada gambar diatas, dan dijelaskan sebagai berikut:

  • Daging sangat sedikit berlemak.
  • Tidak berlendir.
  • Kolesterol lebih rendah.
  • Protein lebih tinggi.
  • Tidak ada Kuman Penyakit seperti Salmonella & E. coli.

Karena menggunakan Probiotik dan Herbal, maka ayam ini dinamakan Ayam Probio, atau Probio Chicken, yang sudah mulai diperdagangkan di Ranch Market pada tahun 2004, dan mendaftarkan hak patennya pada tahun 2005.

Kini Pronic Indonesia PT, selain menempatkan Probio Chicken di semua supermarket modern, juga memasarkannya lewat komunitas dan agen-agen reseller dengan harga yang terjangkau. Harapannya, sesuai visi dan misi Pronic, adalah agar lebih banyak lagi masyarakat Indonesia yang dapat menikmati daging ayam bebas racun, sehat dan bergizi tinggi.


Pronic Indonesia PT

021-536 53 369 Fax 021-536 74 680

www.pronic.co.id

Friday, April 23, 2010

AYAM KAMPUNG PELIHARAAN


AYAM KAMPUNG PELIHARAAN

Ayam kampung yang sering disebut sebagai Ayam Kampung Aseli di supermarket-supermarket, adalah sebetulnya ayam kampung yang dipelihara di dalam kandang, layaknya ayam broiler.


Di beberapa peternakan, bahkan pakan yang mengandung kimia, antibiotic dan juga vaksin diberikan juga pada ayam-ayam kampung ini, karena populasi, kondisi kandang, dan juga intensitas pemeliharaan yang sudah menyerupai ayam negri.


Praktek pemeliharaan ayam kampung seperti ini banyak dijumpai didaerah Jawa Barat, Jawa Tengah hingga Jawa Timur. Pemeliharaan ayam kampung ini dilakukan karena permintaan ayam kampung yang meningkat, dan rutinitas yang semakin dibutuhkan, sedangkan waktu pemeliharaan ayam kampung yang relative lebih lama. Pemeliharaan ayam kampung dengan cara ini, dapat memastikan jumlah, waktu panen dan juga memperlancar pasokan.

Hanya beberapa perusahaan peternakan yang memiliki breeding farm sendiri, atau memproduksi anak ayam / DOC khusus yang kemudian mereka pelihara dan dibesarkan dipeternakan mereka sendiri.

Pada peternakan seperti ini, kontrol mengenai penggunaan DOC, pengaturan pakan, dan vitaminnya dapat diatur sehingga praktek pemberian antibiotic dan vaksin kimia secara berlebihan dapat dicegah. Pemeliharaan pada kandang ayam seperti ini lebih bersih, dan lebih sehat, sehingga kualitas daging, serta faktor kandungan pada daging juga lebih aman untuk dikonsumsi.

Lebih sedikit lagi, ada pula peternakan yang juga memproduksi sendiri pakan yang dibutuhkan bagi pemeliharaan DOC yang mereka hasilkan. Peternakan ini dapat menjamin bahwa dari proses produksi DOC, pemeliharaan ayam hingga besar, dan pemeliharaan kandang, dapat dilakukan dengan cara yang higienis, tertata, dan yang paling penting adalah tidak digunakannya antibiotic dan vaksin kimia.

Kualitas yang dihasilkan dari ayam kampung seperti diatas adalah yang paling mendekati kualitas daging ayam kampung liar / free range, yang sering disebut ayam kampung umbaran, yang berkualitas organic.






Christopher Emille Jayanata

PRONIC INDONESIA

www.pronic.co.id

www.ayamorganikindonesia.blogspot.com

Tuesday, April 20, 2010


Mulai weekend ini, hingga minggu berikutnya, Ranch Market di seluruh outlet Jakarta akan me launch Ayam Kampung Organik yang asli, Free Range & Natural.

Ayam ini diproduksi oleh PT. Pronic Indonesia, dengan jaminan keaslian dan kemurnian sumber. Silakan dapatkan di outlet-outlet Ranch Market dan Farmers Market. Atau hubungi kami di:
telp:021-536 53 369; fax:021-536 74 680; E-mail: customer.service@pronic.co.id


Monday, April 19, 2010

AYAM KAMPUNG, AYAM PEJANTAN, DAN AYAM BURAS

AYAM KAMPUNG, AYAM PEJANTAN, DAN AYAM BURAS

Kita seringkali dihadapkan pada berbagai macam istilah dari jenis-jenis ayam yang ada di supermarket. Nama-nama istilah itu adalah: Ayam Kampung Super, Ayam Kampung Asli,Ayam Kampung B, Ayam Kampung Pejantan, Ayam Negri, Ayam Buras. Harga dari ayam-ayam ini juga berbeda-beda, sehingga semakin membingungkan kita didalam memilih produk.

Yang sesungguhnya menjadi pemaknaan berarti bagi konsumen, adalah masalah bibit ayam, dan pemeliharaannya yang akan berakibat kepada kesehatan, dan kualitas daging ayam itu sendiri. Namun sering kali, entah disengaja atau tidak, penamaan yang tidak jelas ini kadang dimanfaatkan untuk menutupi keadaan yang sebenarnya.

Kalau kita cermati, ayam yang ada di pasar sekarang ini, berasal dari ayam-ayam dengan jenis sebagai berikut:

Ayam Lokal

Atau ayam yang bibitnya merupakan ternakan lokal yang kerap disebut ayam buras / bukan ras. Ayam lokal ini yang sering disebut sebagai ayam kampung. Namun, sejatinya, ayam kampung yang kita ketahui adalah ayam yang dibiarkan bebas berkeliaran. Namun yang sekarang banyak dipraktekan adalah, ayam kampung ini dipelihara secara intensif dan diberi pakan layaknya ayam negeri. Beberapa jenis Ayam Lokal diantaranya adalah:

· Ayam Kampung Liar, atau bahasa internasionalnya adalah Free Range Local Chicken. Ayam inilah yang kerap disebut sebagai Ayam Kampung Super. Ayam Kampung ini yang sejatinya kita ketahui sebagai ayam yang tidak dipelihara, atau bebas berkeliaran. Ayam ini dipelihara selama kurang lebih 6 bulan, dan dipanen pada saat ukuran 600 – 700 gram.

· Ayam Kampung Peliharaan, atau yang sering diberikan label Ayam Kampung Asli. Ayam ini dipelihara layaknya ayam broiler, dan diberi pakan seperti ayam broiler, hanya bibitnya saja yang merupakan bibit lokal. Ayam jenis ini dipelihara hingga usia 3-5 bulan, dan dipanen pada saat ukuran 500-600 gram.

· Ayam Cemani, atau ayam hitam. Ayam Cemani asli dibibitkan dan diternak di daerah Jawa Tengah, dimana dagingnya, kulitnya hingga darahnya kesemuanya serba hitam legam.

· Ayam Arab. Ayam ini sebenarnya tidak dapat dikatakan sebagai ayam lokal, karena asal mulanya berasal dari Belgia. Namun kini Ayam Arab sudah dapat ditetaskan secara lokal. Ayam Arab sebetulnya lebih dimanfaatkan telurnya, bukan dagingnya, karena dagingnya lebih tipis dari ayam kampung pada umumnya dan memiliki warna kulit yang agak kehitaman.

Ayam Negri

Ayam negri, atau ayam ras, adalah ayam yang bibitnya atau DOC (Day Old Chick) nya masih harus didatangkan dari luar negeri, baik dalam bentuk import induk / parent, maupun import super induk / grand parent. Ayam negri ini memiliki keunggulan pemeliharaan yang lebih cepat, yaitu antara 30 – 40 hari untuk mencapai bobot karkas 900 – 1000 gram. Ayam negri yang diimport dari Amerika dan Inggris ini ada dua jenis, yaitu:

· Ayam Pedaging / Broiler. Ayam broiler adalah ayam yang di breed khusus untuk mendapatkan dagingnya, sehingga dada ayam broiler lebih gemuk dibandingkan bokongnya. Dengan demikian, ayam jenis ini disebut ayam pedaging. Lama pemeliharaan ayam ini sekitar 30-32 hari untuk mencapai berat karkas 900 – 1000 gram.

· Ayam Petelur / Layer. Ayam layer adalah ayam yang di breed khusus untuk menghasilkan telur, sehingga bokong ayam layer lebih besar dibandingkan porsi badan lainnya. Dengan design seperti itu, ayam ini dapat menghasilkan telur lebih banyak dan efisien.

· Ayam Pejantan. Ayam pejantan sebetulnya adalah ayam petelur yang waktu ditetaskan, ternyata berjenis kelamin jantan, sehingga tidak dapat menghasilkan telur. Karena alasan ekonomis, ayam ini tidak serta merta dibuang, tetapi dipelihara selama kurang lebih 1.5 bulan untuk mencapai berat karkas 700-800 gram. Ayam inilah yang kerap diplesetkan dan dijual sebagai ayam kampung pejantan atau istilah salah kaprahnya ayam buras, karena bentuknya yang serupa dengan ayam kampung.

Disamping kedua jenis utama ayam diatas, kini di pasaran dapat dijumpai beberapa jenis daging ayam yang menyandang nama Ayam Organik. Pronic Indonesia sendiri sejak tahun 2004 menerbitkan produk dengan nama Ayam Probio, atau Probio Chicken. Ayam Probio adalah Ayam Organik dengan bibit ayam negri, namun pemeliharaannya yang tanpa antibiotik, tanpa vaksin, dan tanpa bahan-bahan kimia lainnya.

Untuk informasi mengenai Ayam Probio dan Ayam Kampung Organik yang dirilis oleh Pronic Indonesia, silakan mampir ke website www.pronic.co.id.

Christopher Emille Jayanata, Ir.

About Us

My Photo
Jakarta, DKI Jakarta, Indonesia
Community Office: HOMMUNITY Tanah Abang V no.16, Jakarta Pusat PRONIC Office & Main Store Taman Ratu Blok F12 No. 25 Jakarta Barat 11530 Phone: 021-565 1762 Phone: 021-70494.369 www.pronic.co.id e-mail: customer.service@pronic.co.id